Kamis, 21 November 2013

Creative



3 Pertanyaan

Apakah TUHAN Benar-benar Ada? (3 Pertanyaan, 1 Jawaban)

Ada seorang pemuda yang lama sekolah di luar negeri, ia telah kembali ke tanah air, sesampainya di rumah ia meminta kepada orang tuanya untuk mencari seorang guru agama (ustadz)/siapapun yang bisa menjawab 3 pertanyaan darinya.

Baby Art

The Beutiful Art from Baby

Senin, 18 November 2013

Question By A Student


Nice Art

GoodBye


Sabtu, 12 Oktober 2013

(^-^)


Selasa, 08 Oktober 2013

Belajar

" Mau seberapa menyakitkan sebuah kejadian, jika kita mempunyai hati selapang lautan, ditumpahkan racun paling mematikan se-kontainer sekalipun, tetap akan larut, tidak terasa.

Tetapi kalau hati itu sempit, satu tetes berbisa saja cukup untuk membuat hidup kita 'binasa' sehari, seminggu, bahkan berbulan-bulan.

Melapangkan hati adalah pekerjaan panjang, perlu latihan, berkali-kali jatuh-bangun, dan jelas membutuhkan ilmu dan pemahaman baik. Tidak mengapa gagal, besok lusa tidak terasa hatinya sudah semakin luas. "
Tere Liye


Sepertinya hal itu yang akan dipelajari, melapangkan hati. 
Bukan perkara yang mudah, ya kamu pasti tau itu.
Tapi tidak ada salahnya untuk mencoba, bukan.
Tertantang...

Selasa, 17 September 2013

Akhirnya

Kembali nulis itu rasanya seperti terjun ke dunia imajinasi kita sendiri,
Udah lama gak nulis diblog, udah lama gak eksis didunia imajinasi ini.
Ketika dibuka udah ada aja sarang laba-laba di dashbord *maksudnya -_-

Oke, Kembali ke topik
Kali ini cha mau ngeshare cerita bahagia cekidot

Bersama Keluarga
Akhirnya Am.d juga :D
Bersama Teman di dalam Auditorium



"tepat tanggal 7 september 2013, telah resmilah cha menyandang gelar Ahli Madya, Soalnya hari itu Mahasiswa Jurusan Teknik Informatika yang selama ini berjuang di Universitas Sumatera Utara telah menghadiri Upacara peresmian gelar alias WISUDA , Mari berbagi Kebahagiaan :D "






Senin, 19 Agustus 2013

Hope


Boleh kah kembali, barang sebentar.
Mungkin bisa menghapus segala kenangan.

Seperti nya angin enggan menyetujui,
Daun pun tak mau mengangguk,
Kenangan ini begitu mengganggu

Rabu, 08 Mei 2013

Pinokio

Sebuah kebohongan yang ditutupi akan muncul kepermukaan pada akhirnya.
Si pinokio begitu pandai untuk menyusun kata-kata atau si belalang yang begitu bodoh.
Tidak...dia tidak begitu bodoh katamu,,tapi...
ya...tapi, tapi sibelalang begitu saja termakan kata-kata sipinokio,,apalagi namanya.
Sekarang sipinokio berharap agar sibelalang kembali percaya padanya..
Namun sayang hidung sipinokio sudah terlalu panjang,

#Kepercayaan itu ibarat kertas, sekali kita remas ia tak akan kembali sempurna

Minggu, 05 Mei 2013

Tuhan dan Tukang Cukur



Suatu hari seorang laki-laki sebut saja Steve datang ke sebuah barber shop untuk memotong rambut dan jenggotnya. Ia pun memulai pembicaraan yang hangat dengan tukang cukur yang melayaninya. Berbagai macam topic pun akhirnya jadi pilihan mereka. Hingga akhirnya Tuhan menjadi subjek pembicaraan.
“Hai Tuan, saya ini tidak percaya kalau Tuhan itu ada, seperti yang anda katakan tadi,” ujar si Tukang Cukur
Mendengar ungkapan itu Steve terkejut dan bertanya.
“Mengapa anda berkata demikian?”
“Ya, jika tuhan itu ada, mengapa banyak orang yang sakit dan mengapa banyak anak-anak yang terlantar. Jika Tuhan itu ada tentu tidak ada sakit dan penderitaan, Tuhan apa yang mengijinkan semua itu terjadi,” ungkap si Tukanng Cukur dengan nada tinggi.
Steve pun berpikir tentang apa yang baru saja dikatakan sang Tukang Cukur. Namun ia sama sekali tidak memberi respon agar argumen tersebut tidak lebih meluas lagi. Saat Steve keluar dari Barber Shop tersebut. Tiba-tiba ia berpapasan dengan seorang laki-laki berambut panjang dan jenggotnya sangat lebat. Sepertinya ia sudah lama tidak pergi ke tukang cukur dan itu membuatnya terlihat sangat tidak rapi. Akhirnya Steve kembali masuk ke dalam Barber Shop dan kemudian berkata kepada Sang Tukang Cukur.
“Ternyata di dunia ini tidak ada yang namanya Tukang Cukur.”
Otomatis Sang Tukang Cukur terkejut.
“Bagaimana mungkin mereka tidak ada tuan. Buktinya adalah saya. Saya ada di sini dan saya adalah seorang Tukang Cukur!” sanggah Si Tukang Cukur.
Dan Steve kembali berkata tegas.
“Kalau mereka ada tidak mungkin ada orang yang berambut panjang dan berjenggot lebat seperti bapak yang satu ini!”
“Ah, anda bisa saja Tuan. Tukang cukur itu selalu ada di mana-mana. Yang terjadi pada pria ini adalah bahwa ia tidak mau datang ke Barber Shop saya untuk di cukur,” jawab Si Tukang Cukur.
“Tepat!” tegas steve. “itulah poinnya, sebenarnya Tuhan itu ada! Yang terjadi pada umat manusia adalah mereka tidak mau datang dan mencarinya. Itulah sebabnya mengapa tampak begitu banyak penderitaan di seluruh dunia ini.”

#Kesimpulan
Kadang kita terlalu gampang mengambil kesimpulan dari sesuatu hal yang tidak kita pikirkan secara mendalam. Tukang cukur itu adalah diri kita juga yang kadang mereka menderita lalu mengatakan Tuhan tidak ada. Sementara, sesungguhnya kita tidak mengenal Tuhan dan mungkin kita tidak dekat denganNya.

Batu Besar



Seorang dosen memberi kuliah tentang manajemen waktu pada mahasiswa MBA. Dengan penuh semangat ia berdiri di depan class dan berkata.
“Ok Class, sekarang waktunya untuk kuis!”
Kemudian ia mengeluarkan sebuah ember kosong. Meletakkannya di meja dan mengisi ember tersebut dengan batu sebesar kepalan tangan. Ia mengisi terus sehingga tidak lagi batu yang cukup untuk dimasukkan ke dalam ember. Dan ia bertanya kepada Class.
“Menurut kalian apakah ember ini telah penuh?”
Semua mahasiswa serentak berkata.
“Ya!!!”
Sang dosen bertanya kembali.
“Sungguhkah demikian?
Kemudian dari dalam meja ia mengeluarkan sekantung kerikil kecil. Ia menuangkan kerikil-kerikil itu ke dalam ember. Lalu mengocok-ngocok ember itu sehingga kerikil-kerikil itu turun ke bawah mengisi celah-celah kosong di antara batu besar.
Kemudian sekali lagi ia bertanya kepada Class.
“Nah apakah sekarang ember ini sudah penuh?”
Kali ini para mahasiswa terdiam. Dan ada seorang mahasiswa yang menjawab.
“Mungkin tidak Proff,”
“Bagus sekali,” jawab dosen.
Kemudian ia mengeluarkan sekantung pasir dan menuangkan ke dalam ember. Pasir itu berjatuhan mengisi celah kosong antara batu dan kerikil. Dan sekali lagi ia bertanya kepada Class.
“Baiklah, Apakah sekarang menurut kalian ember ini sudah penuh?”
“Belum,” sahut seluruh Class.
Dan dosen itu berkata.
“Bagus, bagus sekali!”
Kemudian ia meraih sebotol air dan mulai menuangkan airnya ke dalam ember sampai ke bibir ember. Dan ia kembali berkata.
“Kenyataan dari ilustrasi tadi mengajarkan kepada kita bahwa bila anda tidak memasukkan batu besar terlebih dahulu maka anda tidak akan bisa memasukkan semuanya. Batu besar dalam hidup anda adalah anak-anak anda, pasangan anda, pendidikan anda.”
“Hal-hal yang penting dalam hidup anda mengajarkan sesuatu pada anda. Melakukan pekerjaan yang anda cintai, waktu untuk diri sendiri, kesehatan anda, teman anda atau semua yang berharga.”
“Ingatlah untuk selalu memasukkan batu besar pertama kali atau anda kehilangan semuanya. Bila anda mengisinya dengan hal-hal kecil semacam kerikil atau pasir maka hidup anda akan penuh dengan hal-hal kecil yang merisaukan. Dan ini semestinya tidak perlu. Karena dengan demikian anda tidak pernah memiliki waktu untuk hal-hal besar dan penting.”

#Kesimpulan
Setiap pagi atau malam ketika anda merenungkan cerita pendek ini. Tanyalah pada diri anda apakah batu besar dalam hidup anda? Lalu kerjakanlah itu pertama kali.

Sabtu, 04 Mei 2013

Bincang


“Jangan menangis!” ucap bibir pada mata.
Sang tangan pun berusaha mengusap bulir yang keluar.
Telinga hanya diam mendengar.
“Salahkan otak, salahkan kalbu,” isak si mata.
Sementara otak mengelak, kalbu hanya tertawa.
“Kalian terlalu perasa!” teriak kalbu kemudian.
“Kamu yang membuat kami menjadi perasa.”
Sekali lagi, kalbu hanya tertawa..

Cinta sekecil kuku


Jangan mencintai seseorang setinggi langit
Karena langit bisa runtuh
Jangan cintai seseorang sedalam samudera
Karena samudera bisa surut
Jangan cintai seseorang sebesar dunia
Karena dunia bisa hancur
Cukup cintai seseorang seujung kuku,
Walau kecil, walau serlalu dipotong, ia akan selalu tumbuh

Quote Today


You say, you love rain
But you open your umbrella
You say, you love the sun
But you find a shadow spot
You say, you love the wind
But you close your window
This is why I am afraid
You say that you love me
-William Shakespear-

Selasa, 16 April 2013

Kisah Sejarah Stanford University

Seorang wanita yang mengenakan gaun pudar menggandeng suaminya yang berpakaian sederhana dan usang, turun dari kereta api di Boston , dan berjalan dengan malu-malu menuju kantor Pimpinan Harvard University.

Sesampainya di sana sang sekretaris Universitas langsung mendapat kesan bahwa mereka adalah orang kampung, udik, sehingga tidak mungkin ada urusan di Harvard dan bahkan mungkin tidak pantas berada di Cambridge.

“Kami ingin bertemu Pimpinan Harvard”, kata sang pria lembut.
“Beliau hari ini sibuk,” sahut sang Sekretaris cepat.
“Kami akan menunggu,” jawab sang Wanita.

Selama 4 jam sekretaris itu mengabaikan mereka, dengan harapan bahwa pasangan tersebut akhirnya akan patah semangat dan pergi. Tetapi nyatanya tidak. Sang sekretaris mulai frustrasi, dan akhirnya memutuskan untuk melaporkan kepada sang pemimpinnya.

“Mungkin jika Anda menemui mereka selama beberapa menit, mereka akan pergi,” katanya pada sang Pimpinan Harvard.

Sang pimpinan menghela nafas dengan geram dan mengangguk. Orang sepenting dia pasti tidak punya waktu untuk mereka. Dan ketika dia melihat dua orang yang mengenakan baju pudar dan pakaian usang diluar kantornya, rasa tidak senangnya sudah muncul. Sang Pemimpin Harvard, dengan wajah galak menuju pasangan tersebut.

Sang wanita berkata padanya, “Kami memiliki seorang putra yang kuliah tahun pertama di Harvard. Dia sangat menyukai Harvard dan bahagia di sini. Tetapi setahun yang lalu, dia meninggal karena kecelakaan. Kami ingin mendirikan peringatan untuknya, di suatu tempat di kampus ini. bolehkah?” tanyanya, dengan mata yang menjeritkan harap.

Sang Pemimpin Harvard tidak tersentuh, wajahnya bahkan memerah. Dia tampak terkejut. “Nyonya,” katanya dengan kasar, “Kita tidak bisa mendirikan tugu untuk setiap orang yang masuk Harvard dan meninggal. Kalau kita lakukan itu, tempat ini sudah akan seperti kuburan.”

“Oh, bukan,” Sang wanita menjelaskan dengan cepat, “Kami tidak ingin mendirikan tugu peringatan. Kami ingin memberikan sebuah gedung untuk Harvard.”

Sang Pemimpin Harvard memutar matanya. Dia menatap sekilas pada baju pudar dan pakaian usang yang mereka kenakan dan berteriak, “Sebuah gedung?! Apakah kalian tahu berapa harga sebuah gedung? Kalian perlu memiliki lebih dari 7,5 juta dolar hanya untuk bangunan fisik Harvard.”

Untuk beberapa saat sang wanita terdiam. Sang Pemimpin Harvard senang. Mungkin dia bisa terbebas dari mereka sekarang. Sang wanita menoleh pada suaminya dan berkata pelan, “Kalau hanya sebesar itu biaya untuk memulai sebuah universitas, mengapa tidak kita buat sendiri saja ?”

Suaminya mengangguk. Wajah sang Pemimpin Harvard menampakkan kebingungan. Mr. dan Mrs Leland Standford bangkit dan berjalan pergi, melakukan perjalanan ke Palo Alto, California, di sana mereka mendirikan sebuah Universitas yang menyandang nama mereka, sebuah peringatan untuk seorang anak yang tidak lagi diperdulikan oleh Harvard.

Universitas tersebut adalah Stanford University, salah satu universitas favorit kelas atas di AS.

PESAN MORAL

Seperti pimpinan Harvard itu, acap silau oleh baju, dan lalai. Padahal, baju hanya bungkus, apa yang disembunyikannya, kadang sangat tak ternilai. Jadi, janganlah kita selalu abai, karena baju-baju, acap menipu.

Kamis, 11 April 2013

Memori



Kenangan ini bagai slide-slide di ingatan
Berlari berkejaran satu sama lain
Saling berlomba untuk mencapai finish
Finish kata mu...
Ya finish, garis yang ada di akhir cerita
Tak tau slide mana yang akan memenangkan perlombaan ini
Kenangan maniskah,atau sebaliknya

*Kata Jo


Urusan ini sebenarnya amat sederhana,
Seseorang yang mencintaimu karena fisik, maka suatu hari ia juga akan pergi karena alasan fisik tersebut.
Seseorang yang menyukaimu karena materi, maka suatu hari ia juga akan pergi karena materi.
Tetapi seseorang yang mencintaimu karena hati, maka ia tidak akan pernah pergi! 
Karena hati tidak pernah mengajarkan tentang ukuran relatif lebih baik atau lebih buruk

Rabu, 03 April 2013

"Daun yang Jatuh Tak Pernah Membenci Angin"



”Daun yang jatuh tak pernah membenci angin, dia membiarkan dirinya jatuh begitu saja. Tak melawan, mengikhlaskan semuanya.

Bahwa hidup harus menerima, penerimaan yang indah. Bahwa hidup harus mengerti, pengertian yang benar. Bahwa hidup harus memahami, pemahaman yang tulus.

Tak peduli lewat apa penerimaan, pengertian, pemahaman itu datang. Tak masalah meski lewat kejadian yang sedih dan menyakitkan. Biarkan dia jatuh sebagaimana mestinya. Biarkan angin merengkuhnya, membawa pergi entah kemana.“

--Tere Liye, novel "Daun yang Jatuh Tak Pernah Membenci Angin"

Minggu, 31 Maret 2013

*Kau Adalah Wanita Tercantik

 
Seperti janji matahari
Selalu datang esok pagi
Bagai embun di dedaunan
Bening hati tanpa balasan

Tapi kami
Hanya ingat marah dan larangmu, suruh dan tidakmu
Tapi kami
Lupa sayang dan lembutmu, kasih dan bebanmu

Seperti janji sepotong lilin
Habis terbakar demi terang
Bagai huruf A dalam kata doa
Laksana nada do dalam sebuah lagu
Kau adalah wanita tercantik… Ibu

-- Moga Bunda Disayang Allah
 

Sabtu, 30 Maret 2013

Quote Today


Warisan terbaik yang bisa diberikan orang tua kepada anak-anaknya adalah: ilmu pengetahuan. Sama sekali bukan harta benda. Dengan pengetahuan dia bisa mencari sendiri harta benda, sebaliknya, tanpa pengetahuan, harta benda segunung akan habis sia-sia.


Seseorang, meskipun terlahir dari orang tua miskin, pekerjaan rendahan, tidak terkenal, ketika dia memiliki ilmu pengetahuan yang baik, derajatnya akan ditinggikan beberapa tingkat. Bukan soal kedudukan, posisi, pekerjaan, ukuran duniawi seperti itu, melainkan derajat pemahaman yang baik.

Maka, ayo, mari semangat sekolahnya. Bersusah payah sekarang, besok lusa memetik hasilnya. Jangan sebaliknya, berfoya-foya, lupa sekolah sekarang, besok lusa menyusahkan orang lain.

--Tere Lije

Jumat, 29 Maret 2013

Friendship

Friendship isn't how you forget, but how you forgive
Not how to listen, but how you understand
Not how you see, but how you feel
Not how you let go, but how you hold on 





Quote today

If plan A
Didn't work
The alphabets has
25 more letters!
Stay cool

Kamis, 28 Maret 2013

“Cinta sejati selalu menemukan jalan. Ada saja kebetulan, nasib, takdir, atau apalah namanya. Tapi sayangnya, orang-orang yang mengaku sedang dirundung cinta justru sebaliknya, selalu memaksakan jalan cerita, khawatir, cemas, serta berbagai perangai norak lainnya.

Tidak usahlah kau gulana, wajah kusut. Jika berjodoh, Tuhan sendiri yang akan memberikan jalan baiknya. Kebetulan yang menakjubkan. Kalau kau tidak bertemu, berarti bukan jodoh. Sederhana bukan?

—Tere Liye, novel “Kau, Aku & Sepucuk Angpau Merah””

Rabu, 27 Maret 2013

Kita

Kita bisa memilih jadi insinyur, jadi akuntan, jadi dokter, bidan, apoteker, dan berbagai pilihan pekerjaan/profesi lainnya. Dan kita bisa menyiapkan jauh-jauh hari atas pilihan tersebut.

Tapi sekali kita menikah, berkeluarga, maka tidak ada pilihannya. Jika kita wanita, jadilah kita Ibu Rumah Tangga. Jika kita laki-laki, jadilah Bapak Rumah Tangga.

Maka, tidakkah kita tergerak untuk bersiap jauh-jauh hari atas situasi tidak bisa memilih tersebut? Menikah bukan hanya urusan cinta, apalagi kalau sekadar buru-buruan, tidak nyaman sering ditanya, dan hal-hal kulit luar lainnya. Seorang calon bapak rumah tangga yang baik, sebelum menikah, bahkan perlu paham pentingnya ASI eksklusif bagi bayi, bukan sekadar punya pekerjaan, penghasilan tetap.

--Tere Lije

Senin, 04 Februari 2013

Promise

Satu malam satu lembar saja
Diam dan mulailah belajar
Bukankah janjimu ingin jadi SARJANA
Janganlah membuat mereka meneteskan air mata
Baju toga itu mengeringkan keringat mereka
Menghapus air mata mereka
Membayar semua pengorbanan mereka
Ingat!!bukan emas dan permata sebagai bentuk balas jasa
Hanya kata-kata sederhana
SARJANA saja
Lupakah kau waktu mereka mengantarmu kekota?
Mereka pulang lalu bercerita kepada siapa saja
Bahwa anak mereka sekarang kuliah dan menjadi calon SARJANA

Jatuh itu sakit...
Ya aku tahu,
tapi sepertinya aku telah jatuh,
jatuh hati padamu,
ya kamu..

tapi sepertinya,
aku akan titipkan dulu hati ini
ya,,akan ku titipkan pada yang mempunyai
sampai nanti akan tiba

jangan nakal-nakal selama hatinya dititip ya... :)