Sabtu, 28 Juli 2012

~ Maafkanlah aku.....Bunda ~


Duhai Ibunda…


Maafkan jika mata ini pernah sinis memandang, dan lidah yang pernah mengucap makian sehingga membuat luka hatimu….

Maafkan pula jika kesibukanku menghalangi doa terhatur untukmu…

Ampuni ananda yang tak pernah bisa membahagiakanmu, ibunda….

Sungguh, jiwa dan jasad ini ingin terbang ke angkasa lalu luruh di pangkuan, mendekap tubuh sepuh, serta menangis di pangkuanmu…

Hingga terhapuskan kerinduan dalam riak riak anak sungai di ujung mata…

Rengkuhlah ananda dengan belai kasih sayangmu bagai masa kecil dulu…

Menyenangkan indahnya setiap detik dirahimmu dan hangatnya dekapanmu…

Buailah dengan doa doa hingga ananda pun lelap tertidur di sampingmu..

Duhai Ibunda…

Keindahan dunia tak akan tergantikan oleh keindahan dirimu…

Sorak sorai pesona duniapun tak akan menggantikan gemuruh haru detak jantung saat Engkau memelukku…

Indah….semua begitu indah dalam alunan cintamu, menelisik lembut, membasahi lorong hati dan jiwa yang rindu kasih sayangmu….

Duhai Ibunda..

Bukalah pintu ridhomu, hingga Maha Cinta pun meridhoiku..

Inilah rintihan Rindu,air mata jiwa yang takkan henti muliakan sentuhmu..

UNGKAPAN HATI SEORANG IBU


Anakku...

Bagaimana kabarmu, apakah kamu baik-baik saja? Di rumah, ibumu juga sehat. Sekarang ini aku sedang memandangi cermin dan fotomu. Tiba-tiba aku menjadi sadar bahwa aku sudah mulai tua. Kerut merut di wajahku sudah semakin banyak dan aku tidak cekatan lagi seperti dulu. Aku sering iri padamu yang selalu ceria, riang, aktif dan penuh dinamika. Akupun pernah mengalami seperti itu dulu.


Anakku...

Ketika menikah dengan ayahmu, aku tidak pernah membayangkan akan mempunyai anak seperti kamu. Sungguh, aku bangga padamu. Setelah engkau besar kini, aku baru sadar betapa kecilnya aku ini, betapa tidak berartinya aku. Engkau lahir dan tumbuh semata-mata karena mukjizat dan rahmat Tuhan belaka.


Tak kuingkari memang akulah yang mengandungmu selama sembilan bulan. Saat itu aku selalu gelisah menanti kelahiranmu. Aku selalu menjaga diriku agar bayi di perutku, yaitu kamu, sehat. Dengan susah payah dan sakit kulahirkan engkau. Aku termasuk beruntung karena tidak harus meninggal untuk melahirkanmu. Aku sampai menitikkan air mata bahagia saat mendengar tangis pertamamu yang lucu.

Selasa, 17 Juli 2012

Belajar Membuat Blog Menggunakan Wordpress



Saat ini pembuatan blog atau web site terbilang cukup mudah, hal ini karena adanya suatu sistem yang disebut Content Management System (CMS),
yang bisa dikatakan sebagai template web site. Dengan CMS kita tinggal mengupload (copy) CMS ini ke server, menginstallnya setelah selesai tinggal masuk ke administrator untuk mengatur dan mengisi artikel yang diinginkan. Banyaknya CMS opensource yang tersedia kadang membuat kita bingung untuk memilihnya. Tetapi jika masih awam dengan CMS, apalagi belum banyak tahu tentang web programming seperti saya, maka sebaiknya memilih yang sederhana dan mudah, seperti wordpress.

wordpress login

Jika para blogger / pengguna wordpress ditanya mengapa kok menggunakan wordpress? Mungkin sebagian akan menjawab karena kemudahannya dan konfigurasi yang relatif sederhana. Bagi pengguna awal biasanya tidak memerlukan waktu lama untuk bisa menguasai dan memahaminya. Sederhana bukan berarti minim fasilitas. Memang fasilitas bawaan wordpress sendiri mungkin masih belum mencukupi jika anda ingin web dengan berbagai fasilitas yang wah, tetapi dengan besarnya komunitas dan dukungan plugins yang begitu banyak, kita tinggal menambahkan fasilitas apa yang diinginkan. Mulai dari  konfigurasi administrasi, statistik, forum, iklan, artikel, kalender, dan sebagainya.
Bagaimana belajar membuat blog/web site dengan wordpress secara off-line ? Untuk melakukan hal itu diperlukan beberapa komponen yaitu : Apache ( berfungsi sebagai server ), MySQL (Database) dan PHP (bahasa pemrograman web). Coba ikuti langkah-langkah berikut :


Kamis, 05 Juli 2012

Sahabat



Rain



Hujan,,,,,
Aku suka hujan,,,
Dancing in the rain

Footprint



Terima kasih udah mau meninggalkan jejak kenangan manis di hidupku
semoga berjumpa kembali, dengan sifat yang ku kenal dulu