Kalian tahu rasanya setelah keluar dari ruang sidang?
ya, aku tau rasanya seperti beban yang bercokol sekian lama dipundak, diangkat begitu aja bim sa la bim.
ini kejadian sekitar 2 tahun yang lalu, ntah kenapa lewat gitu aja di otak,
bukan mau nyeritain gimana aku melewati proses itu,,bukan.tapi kejadian setelah itu.
lengkap dengan baju hitam putih, seperti biasa mampir ke warung nasi.
karena kenal dekat dengan yang jualan, maka kami pun ngobrol ngalur ngidul.
gak lama kemudian datang 2 orang cewek, mereka pun asik memilih menu untuk dipesan,
karena pesanan kami belum di buat, alhasil kami pun bengong sambil ngelihatin pembelinya yang bejibun..
mungkin karena melihat kami dengan pakaian kewajiban,,salah satu cewek yang baru datang bertanya dengan tatapan ala-ala senioritas,,begini reka ulang adegannya kira-kira
cewek : baru pulang matrikulasi ya dek ? *catet matrikulasi itu untuk pengenalan mahasiswa baru
kami : tebengong dengan pertanyaan yang to the point tapi salah sasaran,
saling pandang dan tersenyum sambil menjawab
gak kak,,baru pulang sidang,,
cewek : gantian terbengong dengan muka merah dan saling sikut dengan teman sebelahnya,,*kan apa ku
bilang tadi
setelah pesanan datang kami pun pergi dengan tertawa sepanjang jalan.
Jumat, 19 Juni 2015
gak tau ini apaan
Diposting oleh Unknown di 10.36Minggu, 08 Maret 2015
Diposting oleh
Unknown
di
22.01
Kenangan ini muncul entah darimana
Tanpa pernah memperdulikan perasaan
Begitu menggangu
"hey kamu"
Bisakah tinggalkan untuk sejenak
hanya untuk menghirup udara
Senin, 16 Februari 2015
Diposting oleh
Unknown
di
19.01
Kamis, 05 Februari 2015
Diposting oleh
Unknown
di
08.41
Senin, 26 Januari 2015
Diposting oleh
Unknown
di
09.24
Aku merindu,
Akan Bayangmu di kehampaanku,
Namun kau hanya bayangan semu,
Aku butuh kau disini,
Memastikan hari esok,
Aku masih sanggup berdiri
Aku merindu,
Akan Bayangmu di kehampaanku,
Namun kau hanya bayangan semu,
Aku butuh kau disini,
Memastikan hari esok,
Aku masih sanggup berdiri
Subscribe to:
Postingan (Atom)






